Pages

Takdir

Senin, 15 Februari 2016

Image Source: http://morguefile.com




Mengapa kau tak pernah mau mengalah melawan takdir? Seberapapun lamanya engkau dengannya, jika Tuhan mau kau untukku, kau bisa apa? Sudah kukatakan, aku ini sudah memohonkanmu untukku. Kau saja yang tak pernah percaya padaku. Aku sudah capai-capai menunggu sejak kita masih bocah, masih saja kau main-main dengan hati yang lain. Tahu begitu, mengapa kau berpatah-patah hati dengan wanita itu? Kau tahu, sejak dari awal, kau sudah diberi firasat olehNya! Kau saja yang berhati batu! Kini wanitamu itu sudah pergi. Ia pergi dengan takdirnya. Seperti kau, kini kau sudah menggenggamku dan kau berada di tempat yang benar, kau tak perlu lagi berlayar mencari hati yang lain, sebab aku pelabuhanmu (yang terakhir).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS