![]() |
| Image Source: http://morguefile.com |
Mengapa kau tak pernah mau mengalah melawan takdir? Seberapapun lamanya
engkau dengannya, jika Tuhan mau kau untukku, kau bisa apa? Sudah kukatakan,
aku ini sudah memohonkanmu untukku. Kau saja yang tak pernah percaya
padaku. Aku sudah capai-capai menunggu sejak kita masih bocah, masih saja kau
main-main dengan hati yang lain. Tahu begitu, mengapa kau berpatah-patah hati
dengan wanita itu? Kau tahu, sejak dari awal, kau sudah diberi firasat olehNya!
Kau saja yang berhati batu! Kini wanitamu itu sudah pergi. Ia pergi dengan
takdirnya. Seperti kau, kini kau sudah menggenggamku dan kau berada di tempat
yang benar, kau tak perlu lagi berlayar mencari hati yang lain, sebab aku
pelabuhanmu (yang terakhir).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar