|
Source: www.womensbiblecafe.com
|
Sejak Rabu Abu hingga
menjelang perayaan paskah, umat Katolik yang berusia 14 tahun ke atas
diwajibkan untuk berpantang dan juga diwajibkan untuk berpuasa bagi yang telah
berusia 18 tahun ke atas. Puasa dan pantang dilakukan ketika masa prapaskah
yaitu selama 40 hari.
Berpantang artinya
mengurangi apa yang kita sukai, pantang yang paling umum adalah pantang makan
daging. Selain itu kita juga dapat menambah pantangan-pantangan lain, misalnya
bagi bapak-bapak yang hobinya merokok, dapat melakukan pantang merokok, atau
ibu-ibu yang suka berbelanja, dapat melakukan pantang belanja.
Dalam Katolik, puasa
tidak diikat oleh aturan-aturan yang rumit. Yang aku mengerti hingga saat ini,
berpuasa secara Katolik adalah dengan cara makan kenyang satu kali sehari. Jika
kita biasanya makan tiga kali sehari, maka ketika berpuasa, kita hanya makan
kenyang satu kali sehari. Oh ya, makan kenyang artinya ‘cukup’ kenyang, bukan
terlalu kenyang. Jika kita hanya makan kenyang sekali sehari, maka dua jatah
makan kita, dapat kita berikan kepada yang tidak mampu. Inilah yang dimaksud
dengan Aksi Puasa Pembangunan (APP).
Pantang dan puasa
bukan hanya perkara tidak makan. Selama 40 hari, umat Katolik diharapkan turut
serta dalam penderitaan Kristus yang ditunjukkan dengan perilaku sehari-hari.
Misalnya, tidak menggunakan perhiasan sebagai tanda duka. Atau dapat
ditunjukkan dengan menggunakan pakaian yang sederhana. Hal ini juga ditunjukkan
dalam perayaan ekaristi, dimana lonceng tidak dibunyikan dan musik pengiring
yang hanya digunakan untuk mengangkat nada saja.
Apakah esensi dari
pantang dan puasa?
Pantang dan puasa
tidak hanya semata-mata untuk kesehatan saja. Tetapi kontrol diri. Menunjukkan
sikap berkabung karena Yesus sedang dalam sengsara. Kita turut menemaniNya
dengan pantang dan puasa. Selama 40 hari kita dapat hidup dengan sesederhana
mungkin. Menunda kesenangan-kesenangan kita hingga Paskah tiba. Namun perilaku
hidup sederhana ini, akan lebih baik jika diteruskan di waktu berikutnya, tidak
hanya ketika Masa Pra Paskah tiba.
Selamat Berpantang
dan Berpuasa!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar